Bagikan :
Responsive image

MEWUJUDKAN INOVASI KKN UNEJ 76 DI MASA PANDEMI COVID-19

KKN Back to Village merupakan tema KKN yang diangkat oleh Universitas Jember dimasa pandemi ini. Dimana mahasiswa Unej memiliki kewajiban untuk melaksanakan KKN secara individu di daerah masing-masing. Semenjak diterjunkan pada tanggal 1 Juli 2020 mahasiswa Unej mulai melakukan kegiatan pengabdian masyarakat sesuai dengan topik yang diambil.

Pandemi Covid 19 ini juga membuat masyarakat harus menjalankan aktivitas secara “new normal” atau hidup “berdampingan” dengan Covid 19. Akan tetapi, di Dusun Jembatan, Desa Legundi, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo banyak masyarakat yang tidak memperhatikan protokol kesehatan dalam beraktivitas. Mereka menganggap bahwa semuanya sudah kembali normal seperti sebelum adanya covid-19.

Dengan adanya permasalahan diatas, KKN UNEJ 76 di Desa Legundi memiliki inisiatif untuk berinovasi melaksanakan kegiatan yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih memperhatikan protokol kesehatan dalam beraktivitas. Adanya inovasi oleh KKN UNEJ 76 ini diharapkan dapat bermanfaat untuk masyarakat sehingga dapat menurunkan angka penularan covid-19.  Terdapat beberapa kegiatan yang dilaksanakan oleh KKN 76 di Desa Legundi selama 45 hari ini.

Kegiatan pertama yaitu sosialisasi dan edukasi tentang “New Normal”. Dalam sosialisasi ini bertujuan untuk menjelaskan tentang tata cara beraktivitas yang sesuai dengan keadaan sekarang. Karena berdasarkan hasil observasi, sebagian besar warga Desa Legundi masih belum paham betul tentang arti “New Normal” yang sebenarnya. Jadi, setelah adanya sosialisasi ini diharapkan warga dapat menjalankan aktivitasnya sesuai dengan protokol kesahatan dan dapat membantu menurunkan angka penularan covid-19.

Kegiatan kedua yaitu sosialisasi dan edukasi tentang Handsanitizer. Handsanitizer dapat menurunkan angka kuman pada telapak tangan. Dengan menurunnya angka kuman pada telapak tangan itu berarti meminimalisir penularan covid-19. Sosialisasi ini sangat bermanfaat untuk warga jika beraktivitas diluar rumah.

Kegiatan yang terakhir yaitu mengenai tutorial pembuatan Handsanitizer dari bahan alam yang mudah, murah, dan cepat. Setelah observasi di Desa Legundi, ditemukan tanaman jeruk purut yang daunnya dapat dijadikan sebagai bahan baku Handsanitizer. KKN 76 menjelaskan mulai dari alat dan bahan, serta cara pembuatannya yang cukup mudah. Disini warga sangat berantusias karena dirasa selama ini mereka membutuhkan Handsanitizer namun masih sulit dicari dan harganya yang mahal. Jadi, dengan adanya sosialisasi ini warga Desa Legundi merasa sangat terbantu.

Dari kegiatan KKN yang telah dilaksanakan selama 45 hari, membawa dampak yang baik bagi warga dalam beraktivitas sehari-hari. Mulai dari memperhatikan protokol kesehatan dalam beraktivitas, seperti memakai masker, menjaga jarak, menjaga kebersihan serta menjaga imunitas tubuh. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan pola hidup sehat dan menurunkan angka penyebaran covid-19. (Merita Triana/KKN76/Probolinggo/Ir. Ahmad Adib Rosyadi, S.T., M.T.)